Aliquam condimentum eleifend dolor. Duis semper lectus ac nisi. Fusce gravida placerat enim. Mauris eget nulla. Aliquam erat volutpat. Sed est. Maecenas pharetra, metus in accumsan eleifend, dolor dui malesuada nunc, non fringilla mauris purus sed magna.Etiam leo velit, condimentum in, molestie eget, dignissim nec, turpis.

You're here: Home → October, 2001

Menawar Agama

Saya sangat tertarik mendengar pernyataan seseorang mengenai modus beragama (atau lebih tepatnya, modus berislam) yang dipilihnya. “Saya mah mau jadi muslim yang biasa-biasa saja.” Bagi dia, mungkin pernyataan itu biasa-biasa saja. Bahkan mungkin sudah sewajarnya. Tapi bagi saya, itu pernyataan yang bombastis. Kalau ada islam yang “biasa-biasa” saja, lalu apakah ada yang “luar biasa”? Apakah ada yang [...]

Dari George Square ke Afghan

Ketika datang ke alun-alun kota Glasgow, saya hanya berniat untuk menunggu kawan saya datang dari Aberdeen. Tapi begitu mendekati George Square, saya mulai mendengar riuh rendahnya musik jalanan. Suara gendang bertalu-talu, diiringi ecek-ecek yang ramai, diselang seling suara peluit. Ada sirkus? Bukan. Ternyata akan ada demonstrasi, dan musik jalanan ini digunakan sebagai penarik perhatian.

George Square

Kawan saya Syed menggambarkan alun-alun kota Glasgow sebagai berikut: “Kalau Abang keluar dari stesen lalu memusing kanan, sana Abang boleh lihat George Square yang penuh dengan patung patung”. Dan patung-patung itulah yang pertama kali terlihat ketika melewatinya. Baru setelah benar-benar melihat ke sekeliling, saya menyadari bahwa ini adalah alun-alun yang cukup lapang di kota yang sempit [...]

Recent Comments

  • beb afandi: Betul ke surat rekom sudah di hapuskan dan tidak diperlukan oleh TKI waktu berangkat ke negara tujuan?
  • Sarah: Hallo bang Ery, Saya rasa setiap manusia itu unik. Gak bisa di generalisir antara manusia yang satu dengan...
  • Esthi T Bhirawati: Dear Bang Ery, a very enjoyable and inspiring writing. Indeed Indonesian people work very hard....
  • Lutfi: Ery, Kalau dulu dosen Fisika ITB, Pantur Silaban, konon pernah berkelakar bahwa orang Indonesia itu sudah...
  • cahya: saya sangat berterima kasih, artikel bapak ttg sains anak menambah referensi saya. kebetulan saya sedang mulai...

Asides

“The wrath of God is the only way I can describe it. I’m used to seeing roofs off houses, houses blown over. These houses were down to their foundations, stripped clean.” said Governor Phil Bredesen of Tennessee, after surveying tornado damage there.

James Madison said, “If there be a principle that ought not to be questioned within the United States, it is that every man has a right to abolish an old government and establish a new one.” In Indonesia, …, well no comment.

Setelah empat belas hari menunggu, akhirnya saya bisa menikmati kembali berita-berita dari Bandung. Harian PR tampil dengan wajah baru dengan koneksi yang tampaknya lebih kencang.

From NYTimes: Without big noise, Netherlands goes open source. What about Indonesia’s IGOS? I think its going ngos-ngosan!

Dari detik.com: beberapa karyawan Carrefour keracunan CO. Gubernur mencurigai adanya kesalahan desain. Komentar Pak Gubernur ini ibarat menepuk air di dulang, yang kena kan pejabat Pemda sendiri, karena semua desain ventilasi kan sudah disetujui oleh Pemda. Mari kita tunggu kelanjutannya.