Aliquam condimentum eleifend dolor. Duis semper lectus ac nisi. Fusce gravida placerat enim. Mauris eget nulla. Aliquam erat volutpat. Sed est. Maecenas pharetra, metus in accumsan eleifend, dolor dui malesuada nunc, non fringilla mauris purus sed magna.Etiam leo velit, condimentum in, molestie eget, dignissim nec, turpis.

You're here: Home → Kontradiksi

Kontradiksi

Misalkan anda diundang ke sebuah undangan makan malam, dan menunya sangat menjanjikan untuk menjadi pesta besar. Anda diminta datang dengan perut kosong dan nafsu makan yang besar, dan anda diminta untuk melakukan sesuatu untuk memastikan bahwa anda bisa makan banyak sekali nanti malam.

Apa yang akan anda lakukan untuk membuat anda bisa makan banyak?

Apapun yang anda lakukan, mestinya akan tergolong pada dua kategori saja. Pertama: mengurangi makan, misalnya tidak makan siang biar bisa makan banyak nanti malam. Kedua: menambah aktivitas, misalnya berjalan kaki satu dua kilometer menuju ke tempat makan malam.

Betulkan? Bahwa semua alternatif kegiatan yang anda lakukan untuk menambah nafsu makan nanti malam dapat digolongkan menjadi dua kategori itu, kan?

Pasti begitu, dan jawaban anda juga sudah pasti benar.

Yang harus anda sadari adalah bahwa kedua hal tadi, yaitu mengurangi makan dan menambah aktivitas, adalah dua hal yang selalu diulang-ulang oleh banyak orang sebagai solusi masalah kegemukan. Artinya, kalau anda tidak mau gemuk maka anda harus mengurangi makan (atau at least makan secukupnya) dan atau anda harus aktif bergerak dalam arti berolah raga.

Apa yang disarankan oleh banyak orang sebagai solusi masalah kegemukan, sebenarnya sama dengan alternatif kegiatan yang anda lakukan untuk menambah nafsu makan. Artinya apa? Banyak orang mau kurus dengan melakukan dua kegiatan ini, tapi ujung-ujungnya mereka malah tambah lahap makannya.

(credit: disadur dari buku Why we get fat and what to do about it.)

Your feedback, please...

This entry was posted on Sunday, June 5th, 2011 at 9:28 pm and is filed under Food. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

← Previous · Next →

Asides

If Moses had gotten the Ten Commandments on a floppy disk, it would never have made it to today. (Dag Spicer, curator of the Computer History Museum in Silicon Valley, The NYTimes Circuit, 26-Mar-2009)

“The reasonable man adapts himself to the world; the unreasonable one persists in trying to adapt the world to himself. Therefore all progress depends on the unreasonable man.”
George Bernard Shaw, Maxims for Revolutionists

“The wrath of God is the only way I can describe it. I’m used to seeing roofs off houses, houses blown over. These houses were down to their foundations, stripped clean.” said Governor Phil Bredesen of Tennessee, after surveying tornado damage there.

James Madison said, “If there be a principle that ought not to be questioned within the United States, it is that every man has a right to abolish an old government and establish a new one.” In Indonesia, …, well no comment.

Setelah empat belas hari menunggu, akhirnya saya bisa menikmati kembali berita-berita dari Bandung. Harian PR tampil dengan wajah baru dengan koneksi yang tampaknya lebih kencang.