December 26th, 2010
# 7:27 am
No comments
Tengkleng Bola
Menghadapi pertandingan bola PSSI, saya melakukan persiapan yang cukup panjang. Pertanyaannya, apa sarapan yang sedap untuk menemani acara nonton bola yang berlangsung pukul 5 pagi waktu Amerika?
Pilihan saya: tengkleng kepala kambing.
Ini dia bahan aslinya, sekitar jam 9 malam:
Tentang resepnya, saya ambil dari internet, kombinasi antara resep ini dan ini. Kombinasinya sudah lupa lagi nih, hanya resep Pawon Hani pakai santan, sedangkan saya memilih tidak pakai santan versi Rumah Wanita. Anda pasti ingat bahwa ini adalah percobaan kedua saya memasak tengkleng.
Hasilnya? Lihat gambarnya: bola, tengkleng dan kopi. Ini setelah dimasak sekitar delapan jam, dikurangi airnya, dan dibumbui lagi menjelang kick-off.
Sarapan yang nikmat tentunya. Sayangnya, Indonesia dicukur 3-0 oleh pasukan Malaysia. Agak berkurang kenikmatan makan tengkleng ini.
Kesimpulan saya? Susah karena tidak ada referensinya. Dua-duanya baik tengkleng ataupunya bola.
Untuk tengkleng saya benar-benar tidak tahu rasa aslinya seperti apa, karena di Indonesia belum pernah makan. Hanya kali ini rasanya lebih enak dibandingkan percobaan saya yang pertama, karena saya mengurangi air rebusan kepala kambing sebelum dibumbui lagi. Bumbunya cukup sedap rasanya.
Untuk bola, ini pertandingan pertama yang saya tonton sejak adanya euphoria PSSI. Saya tidak punya referensi bagaimana garangnya PSSI yang pernah menggulung squad Malaysia 5-1. Yang saya dapatkan adalah pemain PSSI yang kocar-kacir setelah protes karena diperlakukan curang oleh penonton yang sibuk main petasan sambil menembakkan laser ke mata kiper. Setelah protes, PSSI kocar-kacir, sama sekali tidak fokus.
Kayaknya memang bola tengkleng membuat bolanya nanduk ke sana kemari.



Your feedback, please...