Aliquam condimentum eleifend dolor. Duis semper lectus ac nisi. Fusce gravida placerat enim. Mauris eget nulla. Aliquam erat volutpat. Sed est. Maecenas pharetra, metus in accumsan eleifend, dolor dui malesuada nunc, non fringilla mauris purus sed magna.Etiam leo velit, condimentum in, molestie eget, dignissim nec, turpis.

You're here: Home → Shrimp paste

Shrimp paste

Anda pernah makan sandwich dengan shrimp paste? Kalau belum pernah, anda tidak sendirian. Ini cerita bodor yang menimpa sobat saya waktu tinggal di Eindhoven dulu.

Suatu ketika beliau jalan-jalan di supermarket dan tiba-tiba melihat ada shrimp paste. Entah beliau sedang membayangkan makan sandwich, tiba-tiba beliau punya ide, kayaknya enak juga makan roti pakai shrimp paste. Mungkin sedang ingat sandwich tuna, atau apalah. Maka dibelilah shrimp paste itu.

Sampai di rumah, dibukalah shrimp paste itu dan dioleskan ke atas sepotong roti layaknya selai. Ketika sudah siap disantap, gerakannya tangan terhenti ketika sudah di depan hidung. “Kok baunya agak menyengat”, katanya. Akhirnya beliau tidak jadi makan.

Ketika beliau ke rumah saya dan menceritakan kejadiannya, beliau dengan serius berkata, “tolonglah shrimp paste ini dimanfaatkan saja, saya tidak tahu mau diapain lagi”. Terus terang saya waktu itu hanya bisa terbahak-bahak membayangkan membayangkan ada orang berani-beraninya makan roti pakai terasi.

Sobat saya itupun baru tahu saat itu bahwa shrimp paste itu terjemahan dari terasi. Saya sampai sekarang masih ngakak kalau teringat kejadian itu. Ini adalah contoh betapa berbahaya (dan konyol)-nya lost in translation itu.

This entry receives one comment.

Surachmat

ternyata shrimp paste itu terasi.
tadinya terbayang mirip sarden/makarel tapi dari udang.
hehehe….

May 25, 2009 at 10:28 pm

Your feedback, please...

This entry was posted on Sunday, March 15th, 2009 at 4:59 pm and is filed under General. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

← Previous · Next →

Asides

If Moses had gotten the Ten Commandments on a floppy disk, it would never have made it to today. (Dag Spicer, curator of the Computer History Museum in Silicon Valley, The NYTimes Circuit, 26-Mar-2009)

“The reasonable man adapts himself to the world; the unreasonable one persists in trying to adapt the world to himself. Therefore all progress depends on the unreasonable man.”
George Bernard Shaw, Maxims for Revolutionists

“The wrath of God is the only way I can describe it. I’m used to seeing roofs off houses, houses blown over. These houses were down to their foundations, stripped clean.” said Governor Phil Bredesen of Tennessee, after surveying tornado damage there.

James Madison said, “If there be a principle that ought not to be questioned within the United States, it is that every man has a right to abolish an old government and establish a new one.” In Indonesia, …, well no comment.

Setelah empat belas hari menunggu, akhirnya saya bisa menikmati kembali berita-berita dari Bandung. Harian PR tampil dengan wajah baru dengan koneksi yang tampaknya lebih kencang.