Aliquam condimentum eleifend dolor. Duis semper lectus ac nisi. Fusce gravida placerat enim. Mauris eget nulla. Aliquam erat volutpat. Sed est. Maecenas pharetra, metus in accumsan eleifend, dolor dui malesuada nunc, non fringilla mauris purus sed magna.Etiam leo velit, condimentum in, molestie eget, dignissim nec, turpis.

You're here: Home

Menghajikan

Seorang pemuda Somali sedang berdiri di koridor masjid kami, seolah sedang termenung. Beliau dulu murid saya di Sunday School dan sekarang sudah tamat SMA, baru masuk kuliah dan juga baru mulai bekerja. Bersama ayahnya,  beliau sedang menulis buku tentang perjalanan keluarganya dari Somalia sampai ke Boise.

Read more →

# 6:43 am

Finding Islamic Toilet (3): A Muslim Urinal

So far, this is the most serious attempt in the search of a Muslim urinal. Check here and here for my earlier rants on this topic. I think there are many people trying to come up with a good design for a Muslim urinal, but here is a design that has already been implemented.

From Masjid Salman at the campus of Institut Teknologi Bandung, Indonesia (foto credit: Salim Rusli).

Muslim Urinal at Masjid Salman ITB

Muslim Urinal at Masjid Salman ITB

As you can see, the urinal is the so-called Muslim urinal by Toto, i.e. a urinal with a water drip that goes in the urinal. The only difference is the shield that protects the user from splashes of urine.

At this point, I do not know if there is a basis for the design decisions. For example: what is the height of the shield. Should it be a little bit higher so that the sides cover the urinal all the way up?  Is there a research on the “splash rate” from the original Toto urinal, and whether this design eliminates the splash?

In any case, I want this for my masjid. What do you think?

 

# 4:06 pm

Appointment

Saya baru dapat pelajaran baru dari negeri kumpeni.

“Appointment” adalah kata yang saya asosiasikan dengan dunia kantoran, untuk menyebut janjian rapat. Atau kalaupun diperluas, yaaah, janjian dengan dokter.

Waktu awal datang ke negeri ini, saya terkejut karena “appointment” juga dipakai untuk gunting rambut. Sungguh, ketika itu saya rindu sekali dengan tukang gunting rambut di simpang dago langganan saya.  Datang tinggal duduk, sambil menikmati asap sate kambing dari kedai sebelah.

Kedai gunting melayu di Ginza Plaza, bilangan Clementi, Singapura pun ndak perlu pakai “afspraak”. Tinggal datang, terus ambil nomor antrian kalau lagi jam sibuk. Sambil menunggu bisa jalan-jalan dulu, atau menunggu di Sakura Cuisine. (Nasi Nanasnya itu benar-benar alamak. Betul nggak Irzan?).

Saya pikir hanya sampai di situ keranjingan londo-londo ini terhadap “appointment”. Ternyata saya salah.

Tadi saya ke toko sepeda, mau minta servis sepeda. Dengan riangnya si penjaga toko membuka buku agenda (betul-betul buku agenda! di toko sepeda!). Dan isinya sudah penuh sampai minggu depan!

“Sebaiknya anda bikin “afspraak” dulu untuk hari Rabu minggu depan.  Anda bisa datang pagi, terus ambil kembali sepedanya di sore harinya. Kalau mau tanpa “afspraak” boleh, tapi harus ditinggal sekarang dan baru bisa diambil hari Jumat sore paling cepat.”

Saya sempat melongo untuk mencerna kata-kata itu. Yaaah, daripada hidup beberapa hari tanpa sepeda di bike-infested country, lebih baik saya terima tawarannya.

Sambil saya membayangkan betapa kalau saya di Bandung, tinggal keluar ke tukang sepeda di pinggir jalan, biasanya langsung dikerjakan. Bisa ikutan jongkok sambil mengamati, atau ikut duduk di warung gorengan di sebelahnya. Ditemani teh botol dingin. Nikmat.

Hanya saja saya tidak begitu yakin, apakah harus terus memimpikan keadaan Bandung yang seperti itu, dengan si mamang tukang sepeda yang cuma bisa bikin bengkel di tepi jalan? Sama-sama tukang sepeda, tapi yang satu punya agenda yang penuh dengan “appointment” sampai minggu depan, satu lagi hanya bisa menunggu nasib.

Kalau tukang sepeda di Bandung bisa punya “izzah” yang sama dengan kolega mereka di Belanda, biarlah saya rela harus bikin “appointment” untuk servis sepeda. Daripada harus mengingat mereka duduk merokok di bengkelnya di tepi jalan, ditengah gerimis, menunggu pelanggan yang tak kunjung datang.

Eindhoven, 06.01.2004

# 9:11 pm

Catatan tahfizh

Setiap murid yang sedang menjalani program tahfizh (penghafalan Al-Quran) semestinya mempunyai catatan. Yang harus dicatat adalah tiga hal: hafalan baru, revisi hafalan lama, dan ayat-ayat mirip. Hafalan baru dan revisi hafalan lama sebaiknya dilakukan melalui sebuah software, tapi sebelum ada software yang bisa melakukannya, maka kedua hal ini juga harus dicatat secara manual. Artikel ini akan membahas bagaimana mencatat ayat-ayat mirip.

Read more →

# 10:40 am

Tentang kebapakan

Surat tanpa nama pengirim ini dituliskan di Bukom Karisma sekitar tahun 91-93.
Ditulis ulang oleh Ery, Singapura, 26-Jan-2000.

… dari surat-surat yang tak terkirimkan …
tentang kebapakan

Assalamu’alaikum, Nak …

Sebelum kulanjutkan surat ini, biarlah kusampaikan betapa aku punya seribu rindu padamu yang aku simpan diam-diam. Betapa aku punya sebuah cinta padamu yang besarnya hanya Tuhanlah yang tahu, yang kujadikan pengantar dalam setiap do’a-do’aku untukmu.

Read more →

# 7:56 pm

Kisah preman tobat

Anda punya kawan yang jadi penulis buku? Pernah merasa kaget, lho kok dia bisa menulis buku? Nah, itulah yang saya rasakan waktu tahu Andi Bombang sudah menerbitkan buku. Ketika tahu bahwa bukunya adalah sebuah novel, wah, tambah penasaran lagi saya.

Read more →

# 1:08 pm

Asides

You either write something that you will be remembered for or do something that people will write about. Other than that, you are just passing TIME.

– Deen Aljunied

If Moses had gotten the Ten Commandments on a floppy disk, it would never have made it to today. (Dag Spicer, curator of the Computer History Museum in Silicon Valley, The NYTimes Circuit, 26-Mar-2009)

“The reasonable man adapts himself to the world; the unreasonable one persists in trying to adapt the world to himself. Therefore all progress depends on the unreasonable man.”
George Bernard Shaw, Maxims for Revolutionists

“The wrath of God is the only way I can describe it. I’m used to seeing roofs off houses, houses blown over. These houses were down to their foundations, stripped clean.” said Governor Phil Bredesen of Tennessee, after surveying tornado damage there.

James Madison said, “If there be a principle that ought not to be questioned within the United States, it is that every man has a right to abolish an old government and establish a new one.” In Indonesia, …, well no comment.